Hindari Roti dan 5 Makanan Ini jika Tak Ingin Penampilan Tampak Lebih Tua

Hindari Roti dan 5 Makanan Ini jika Tak Ingin Penampilan Tampak Lebih Tua

Percaya atau tidak, makanan dapat memberikan dampak signifikan terhadap penampilan. Nutrisi dapat mempengaruhi seluruh sistem. Kulit sebagai organ terbesar dalam tubuh akan terpengaruh. Dengan kata lain, apa yang dimakan dampaknya akan terlihat pada wajah.

Dokter kulit yang berbasis di New York, Gary Goldenberg, mengatakan kepada Byrdie bahwa makanan tertentu dapat memicu peradangan sehingga menambah masalah kulit. Selain itu, makanan yang mengandung antibiotik dapat mengacaukan mikrobioma di usus yang akan berdampak pada kulit.

Karena penampilan awet muda dicirikan oleh kulit sehat yang bersih, kencang, dan kenyal, maka apa pun yang merusak kulit, baik bengkak, jerawat, rosacea, dan hilangnya elastisitas, akan membuat orang terlihat lebih tua.

Jika ingin mempertahankan penampilan awet muda, dokter menyarankan untuk menghindari enam makanan ini.

1. Roti

Disadari atau tidak, sebagian besar roti mengandung gula rafinasi. Gula adalah salah satu musuh utama jika ingin mempertahankan tampilan awet muda. Dokter kulit Whitney Bowe dalam program Sugar-Free Three, sebuah rencana untuk menghilangkan gula tambahan untuk menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan, mengungkapkan bahwa ketika terlalu banyak mengonsumsi glukosa dan fruktosa, kulit menjadi kurang elastis dan tampak menua lebih cepat. Istilahnya sugar sag atau kendur karena gula.

2. Keju

Produk susu meningkatkan produksi minyak di kulit yang dapat menyumbat pori-pori, bahkan bisa menyebabkan jerawat dewasa. Kemungkinan ini sebabkan oleh hormon buatan yang diberikan pada sebagian besar sapi penghasil susu yang dikonsumsi. Menurut penelitian, hormon buatan tersebut dapat mengacaukan keseimbangan hormonal tubuh.

Tapi bukan berarti harus menghindari keju sepenuhnya. Ketika membeli keju, pilih yang terbuat dari susu organik.

3. Es krim

Makanan nikmat di musim panas ini mengandung dua bahan penyebab penuaan, yakni gula dan susu. Jika tidak dapat berpisah dengan camilan beku ini, beralihlah ke versi bebas susu.

4. Protein whey

Protein whey adalah bahan pokok dalam protein batangan dan bubuk, tetapi mungkin sudah saatnya untuk menggantinya dengan alternatif vegan, mengingat hubungan negatifnya dengan kulit. Protein whey yang berasal dari susu meningkatkan produksi hormon IGF-1 (faktor pertumbuhan seperti insulin 1) yang menyebabkan kulit memproduksi lebih banyak sebum.

Protein whey juga mengganggu gula darah tubuh, menyebabkan peradangan di dalam tubuh yang akhirnya bisa muncul sebagai masalah kulit, kata Bowe.

5. Pemanis buatan

Meski ini bukan makanan, orang banyak menaburkannya pada makanan dan minuman. Bowe menjelaskan bagaimana pemanis buatan mengacaukan mikrobioma, yang akhirnya bisa mengacaukan kulit.

“Pemanis buatan dapat mengganggu penghuni mikroba usus sehingga berdampak negatif pada metabolisme dan keseimbangan gula darah. Makanan dan minuman diet tersebut tidak hanya meningkatkan risiko resistensi insulin dan diabetes, tetapi juga gangguan kulit seperti jerawat dan rosacea melalui efek domino dari peningkatan peradangan. Tingkat insulin yang tinggi adalah penyebab utama ketidakseimbangan hormon dan gangguan kulit,” kata Bowe.

6. Daging olahan

Daging olahan, seperti bacon, hotdog, daging deli, mengandung banyak nitrat atau garam yang dapat menyebabkan peradangan dan kerutan, kata Howard Sobel, pendiri Sobel Skin dan ahli bedah kulit di Lenox Hill Hospital di New York. Makanan tinggi natrium juga dapat melemahkan produksi kolagen yang penting untuk kesehatan kulit, rambut, kuku, dan tulang.

NasmiaKesempatan kamu untuk sukses di setiap kondisi selalu dapat diukur oleh seberapa besar kepercayaan kamu pada diri sendiri.

Posting Komentar untuk "Hindari Roti dan 5 Makanan Ini jika Tak Ingin Penampilan Tampak Lebih Tua"

Silakan tinggalkan komentar. Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *